Entri Populer

Senin, 12 Maret 2012

Penghinaan



Keringat mereka…
Hanya untukku
Tangis mereka…
Juga untukku

Aku tak merasa malu
Aku tak meresa iri
Itu semua orang tuaku lakukan
Untukku…  Cita-citaku…

Mengapa di setiap keringat mereka
Selalu ada hinaan dari kalian…
Pernahkah kalian bertanya
Apa itu salah…

Salahkah mereka seperti itu…
Mereka hanya ingin membuatku bahagia
Demi meraih cita-citaku
Keinginanku…

Jangan nodai keringat mereka
Dengan penghinaan itu
Kerna itu terlalu menyakitkan
Sangat menusuk…

Aku tak pernah menghina orang tua kalian
Tapi mengapa…
Kalian tega seperti itu…
Jangan buat aku membenci kalian

Aku tak terima
Jika orang tuaku
Kalian hina
Kalin injak

Bagiku… mereka segalanya
Mereka pahlawanku
Mereka surgaku
Dan mereka yang aku banggakan

Makna Kehidupan


Simfoni hitamku telah beralun
Hitam. Pekat, tak tahu arah
Bukan bisikan atau ingatan
Berisikan peluh…

Ketika hasrat jiwa bertalu-talu
Mendengar seribu bahasa surga
Hempasan angin menghapusnya
Terlupakan sejenak oleh sebuah sabda

Lukisan hati telah terukir
Ketika hati tak dapat lagi menafsir
Seribu cahaya, seribu jiwa
Menjadi satu dalam do’a

Semilir angin tak bisa menjawab
Desir pasir hanya menyibak
Bukan luka, bukan juga surga
Tapi, rangkaian kata telah terbingkai

Merajut sebuah makna kata
Bahwa hidup tak selamanya
Tanpa luka dan tanpa catatan
Tersiar sebuah suara cinta



Katakan Saja




berjalan menyusuri lorong waktu
tapi tak jua aku temukan
dirimu disana
menghilang…

bukanku tak mau beranjak
tapi pantaskah aku
tuk bisa bersamamu
merajut kasih

tolong jangan katakana cinta
karna aku tak tahu
harus berbuat apa
ku tak sempat berfikir

tolong jangan katakana kau benci
karna aku tak ingin terluka
jika nantinya
ku mendengarnya

tolong katakana saja
aku yang berharga
karna mungkin
aku akan tetap bersamamu

atau mungkin katakana
aku bukan siapa-siapa
bukan hatimu
seutuhnya…

Kamu



Kamu…
Yang selalu terbayang
Kamu…
Yang selalu ku ingat

Kamu…
Yang membuatku merasakan
Kamu…
Yang membuatku cinta

Kamu…
Yang membuatku luka
Kamu…
Yang tak biasa menerimaku

Kamu…
Mungkin begitu sempurna
Hingga kamu…
Tak mau miliki rasa yang aku punya

Kamu…
Begitu berharga
Meski kamu…
Begitu misterius

Kamu…
Bukan yang terbaik
Tapi kamu…
Yang selalu aku mau

Kamu…
Tak pernah anggap aku ada
Dan kamu…
Yang membuatku harus berjuang

Kamu…
Tak mau mengerti
Mungkin kamu…
Tak pernah mau melihatku